Rabu, 09 Juni 2010

TIPS AGAR BUKU BERUMUR PANJANG

Buku merupakan jendela dunia. Apapun isi buku itu dan dunia macam apa yang ditunjukkan olehnya. Bagi seorang kolektor buku, maupun pengelola perpustakaan, mengoleksi buku itu tidak ubahnya dengan perjuangan melawan waktu. Pasalnya di satu sisi kolektor ingin melestarikan dan mewariskan atau membagi pengetahuan, tetapi disisi lain harus berhadapan dengan sang waktu yang siap menghancurkan buku-buku. Kenyataan menunjukkan kekuatan buku sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitarnya. Kertas buku sangat halus serta mudah rusak oleh sinar matahari, udara lembab, kering dan berdebu, serta serangan ngengat. “Kelembapan adalah musuh utama buku, maka dinding dan rak tempat menyimpan buku harus memiliki ventilasi yang baik. Memakai rak dengan bagian belakang terbuka memudahkan aliran udara. Beri cukup ruang antara papan rak, serta antara rak dan dinding supaya udara mangalir lancar.

Hindarkan buku dari terpaan sinar matahari secara langsung karena dapat membuat kertas mongering dan menguning. Gunakan gorden, kerai, atau penutup jendela untuk melindungi buku dari cahaya matahari.

Selain sering dibersihkan dari debu dengan menggunakan kuas, tutuplah buku dengan kertas .

Untuk mengusir serangan makhluk hidup seperti serangga jenis tertentu, rajinlah mengangkat buku dari rak dan membersihkannya dengan kain lembut yang kering (jangan memakai air).

Jauhkan rak dari dinding supaya tidak dirambati serangga. Jangan menyemprotkan insektisida pada buku karena dapat merusak kertas dan tidak aman bagi pembaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar